Gunung Kerinci 3805

Gunung Kerinci 3805

Gunung Kerinci merupakan gunung tertinggi di Sumatra sekaligus puncak gunung api teringgi di Indonesia, gunung yang mendapat julukan atap Sumatra adalah rumah bagi Harimau Sumatra yang saat ini sudah termasuk hewan dilindungi karena sudah terancam punah dan juga Bunga Bangkai Raflesia Arnoldi, gunung yang memilki ketinggian 3805 meter diatas permukaan laut ini termasuk didalam taman nasional kerinci seblat. dibawah ini merupakan review pendakian dari BUYBRAM ADVENTURE.

Basecamp.

Basecamp Kerinci berada di desa Kayu Aro Provinsi Jambi. Kondisi basecamp dapat menampung 50 pendaki untuk istirahat dan dilengkapi dengan 3 kamar mandi, mushola dan juga dapur karena pada dasarnya basecamp ini adalah rumah warga. Dibasecamp juga menyediakan jasa porter dengan harga 250.000per hari.

Tugu Macan-Batas Kawasan.

Maskot dari Gunung kerinci adalah tugu macan hal yang wajib bagi pedaki untuk berfoto dengan patung satu ini, tugumacan berada di samping jalan di desa kayu aro untuk memulai pendakian biasanya pendaki menggunakan pick up sampai dengan batas kawasan dengan waktu tempuh kurang lebih 10 menit.

Batas Kawasan-Pos 1

Saat masuk jalur pendakian Kerinci langsung masuk pada hutan tropis lebat yang sangat sejuk dan memiliki trek yang landai waktu tempuh kurang lebih 40 menit bagi kami untuk sampai ke pos 1, dengan kontur tanah dan juga landai pos 1 cocok bagi pendaki untuk sarapan pendakian agar tidak kaget di pos berikutnya.

Pos 1-Pos2 (Batu Lumut)
Kami lanjutkan ke pos 2 dengan waktu tempuh 57 Menit. Masih sama dengan pos sebelumnya dengan trek yang landai serta kontur tanah dan jarak tempuh tidak jauh membuat waktu k epos 2 ini masih tergolong singkat, pohon pohon besar dan monyet bisa kita temui di pos ini.

Pos 2- Pos3 (Pondok Pangrama)
Mulai dari perjalanan pos 3 tanjakan mulai kami temui keringat sudah mulai keluar walaupun hanya membawa carier 34 liter kita beristirata di pondok yang berada di pos 3 tersebut, dan hujan mulau turun jas hujan kami pakai dan gaiter sudah dipasang lanjut jalan lagi.

Pos3-Shelter 1
Nanjak makin berat hujan turun deras dan tenaga sudah terkuras tapi semangat masih membara, dari 28 orang kami sudah terpisah menjadi 4 kloter, saya berada di 2 kloter terdepan, untuk menghialngkan rasa relah saya bercengkrama dengan teman kami 1 kloter disitu ada zuma, ceper,amin, bogel, dan acil kami semua berasal dari wilayah yang berbeda kami bertemu di tenggerang untuk bernagkat bersama ke Kerinci dengan 26 orang lainnya. Tak terasa 1 jam 28 menit kami sampai di Shelter 1,  dipos ini sudah terlihat para pendaki yang membuka tenda karena sudah melewati zona aman dari jalur harimau Sumatra yang biasanya berada dari pos 1 hingga pos 3.

Shelter 1-Shetler 2

Trek disini merupakan trak paling lama yang ada di dalam perjalanan menuju puncak, jaraknya cukup jauh trak nya cukup menanajak dan juga menantang, hutan pun semakin lebat jalan semakin sempit. Perlu berulang ulang kali istirahat untuk mencapai shelter 2, 2 jam 45 menit lalu saya lanjutkan perjalanan keesokan harinya, kita camping bahagia dan menikmati masakan porter kami dan sebentar melepas lelah,

Shelter 2-3
Okey kami bangun jam 3 pagi langsung prepare dan pjam 3.30 kami berangkat dengan hanya memabwa daypack dan air 1 liter serta snack dan jangan lupa action camera.  Trak semakin menggila dengan ranting rantng membentuk seperti lorong  panjang dan juga terjal sering kali kita juga perlu clmbing dengan ranting ranting pohon disana, pasti akan susah jika melewati trak seperti ini dengan carier, 1,5 jam berlalu dan kami sampai di shelter 3,

Shelter 3-Puncak
Hutan menghilang berganti dengan plawangan dan track pasirnya, kami harus mendangak untuk melihat track yang ada hampuir sama seperti gunung merapi, 1,5 jam kami mendaki melewati “tugu yuda” dan akhirnya kita sampai di Atap Sumatra, Gunung Kerinci 3805 puncak gunungapi tertinggi di Indonesia, sebuah kebanggaan bagi para pendaki di Indonesia dapat mendaki gunung ini.

Puncak

Dengan ketinggain 3805 membuat angina sangat kencang dan suhu tergolong dingin dengan 14 derajat pada pukul 6 pagi, karena gunung ini masih aktif kita harus waspaa terhadap kawah yang mengeluarkan beleraang dan juga arah angina yang membawa belerang ke kami mengaharuskan kami turun. Karena dapat berbayaha bagi tubuh sassat menghidup belerang terlalu banyak dapat menggangu saluran pernafasan dan paru paru dan dapat berakhir kematian, dengan resiko tersbut setimpal dengan Sunrise luar biasa dari gunung ini dengan view danau 7 gunung.

Turun Gunung.
Pada pukul 7 kami turun ke shelter 2 lalu repack untuk kembali kebasecamp, pukul 13.30 kami sudah sampai batas kawasan, karena besok kami sudah pulang kami tidak akan membuang buang waktu lansung sewa pick up kami bernagkat mendaki lagi ke danau 7 gunung yang letaknya 15 km dari tugu macan gunung kerinci. Cerita danau 7 gunungnya menyusul yah..

Biaya :
Pick up                                 : 100 rb
Porter                                   : 250 rb perhari
Travel bandara basecamp    : 200 rb

Terima kasih kepada TEAM SUMMIT KERINCI sudah membawa saya ke Gunung ini dengan cerita yang panjang dan oleh oleh segudang pengalaman bersama kalian, 
See you in another Top !



Persiapan Mendaki Saat Hujan.


Persiapan Mendaki Saat Hujan.

Musim hujan telah tiba namun panggilan jiwa untuk mendaki dan menikmati alam tidak terbendung, padahal intensitas hujan tinggi sudah mulai pada bulan ini, apakah para pendaki harus puasa dalam musim hujan? Tenang pendaki tetap bisa “menuju puncak” dengan persiapan yang matang, apa saja yang perlu dilakukan Buybram Adventure memberikan tips tips agar aman dari basah basah an

1.       Persiapan Fisik dan juga Vitamin
Sama hal nya mendaki pada bulan kemarau sebelum mendaki harus menyiapkan fisik terlebih dahulu agar tidak kaget saat melakukan pendakian  dan itu hukumnya wajib untuk mencegah jatuh sakit saat pendakian atau setelah pendakian berlangsung  karena cuaca yang tidak bersahabat membuat tubuh makin rawan terkena penyakit, lebih baik lagi dengan menambahkan vitamin c  untuk kekebalan tubuh agar tidak mudah sakit agar bisa menikmati alam.


2.       Check BMKG/Accu weather
Ya ktia butuh peramal cuaca agar tau kondisi besok bagaimana? Memungkinkan kah untuk pendakian? Jam berapa aja sih kemungkinan hujannya?saat sudah tau semua kita  bisa menentukan waktu pendakian yang baik dan merencanakan pendakian agar selamat dari serbuan air hujan, dan pendaki bisa tau kondisi yang akan dihadapi besok.


3.       Pilih Gunung yang Memungkinkan.
Yap pemilihan gunung sangat penting sebaiknya memilih gunung yang dapat di daki dalam 1 hari biasanya disebut pendakian “tik-tok” seperti gunung Ungaran, Gunung Andong, Gunung Telomoyo dan Prau. Atau gunung yang memiliki tempat berlindung /Shelter. Selain itu sebaiknya di tunda dulu karena keamanan ialan nomer  satu disetiap pendakian, Sindoro Sumbing merupakan 2 gunung yang rawan jika di daki saat musim hujan karena sudah terjadi banyak kasus korban terkena petir saat pendakian.

4.       Teknik Packing/Layering
Cover Bag jelas harus menempel pada body carier, namun lebih baiknya carier bagian dalam di lapisi trash bag/ plastic yang besar agar tas memiliki pelindung ganda saat terjadi hujan, dan per item seperti sleeping bag, pakaian tetap di masukan plastik masing masing, karena jika basah itu sangat berbahaya dan dapat membuat hipotermia.

5.       Perlengkapan
Saat musim hujan seperti ini perlengkapan harus diperhatikan lebih untuk menunjang kegiatan outdoor agar tetap aman, Jas hujan , Cover bag, Sepatu Water Proof, Jaket Polar, Plastik, flysheet dan Water prof hal  yang wajib di bawa tanpa kecuali. Karena alat alat tersebut yang akan menyelamatkan pendaki dari serbuan air hujan.


6.       Teknik Pendakian
Hujan membuat jalur pendakian/track perjalanan menjadi licin dan juga berkubang, pendaki harus berhati hati saat melangkah dan memilih jalur alangkah lebih baiknya jiga pendaki membawa trecking pole sebagai pegangan saat perjalanan, perhatikan intesitas hujan, saat hujan sudah deras lebih baik berhenti dan mencari tempat berlindung atau membuat shelter sementara dngan flysheet.  Diusahakan tidak berjalan di tempat terbuka saat hujan turun karena sangat berbahaya jika petir menyambar dan perlu diperhatikan hp dan alat elektronik lainya harus mati karena itu dapat menjadi sasaran tembak bagi petir tersebut.

7.    
               Jangan Memaksakan Diri “Pulang dengan Selamat ialah harga mati”
Iya “PULANG DENGAN SELAMAT  IALAH HARGA MATI” jangan memaksakan diri untuk mendaki disaat cuaca tidak memungkinkan jangan sombong dan merehkan karena sudah banyak korban kehilanganan nyawanya karena memaksakan diri dan kurang persiapan. Jika tidak memungkinkan lebih baik di undur toh gunung nya tidak pergi kemana mana. Kata George Malorry si pendaki everst pertama “because it’s there”



Gunung Prau 2565 mdpl

Gunung prau terletak di kabupaten Wonosobo yang termasuk daratan tinggi Dieng Jawa Tengah, pada puncak dari Gunung Prau merupakan tapal batas antara 3 kabupaten yaitu, kabupaten Wonosobo, kabupaten Kendal dan kabupaten Batang, dengan koordinat 7°11′13″LU 109°55′22″BT.Pada perjalanan kali ini untuk menuju Puncak jalur Patak Benteng yang kami pilih.  Karena jalur tersebut ialah jalur  yang memilki waktu tempuh paling singkat anata 2-3,5 jam perjalanan.

Transportasi menjuju Basecamp

Dari Terminal Banjarnegara menggunakan angkutan arah wonosobo, turun di Patak Banteng letak basecamp berada pada Balai desa Patak Banteng. Jika dari utara, timur, maupun selatan, para pendaki melewati kabupaten temanggung, dan Wonosobo. Beranjak dari simpang 3 Desa Madurasi, atau bisa juga dari Terminal Mandolo Kota Wonosobo, dengan menumpang mini bus Jurusan Wonosobo – Dieng. Turun di Kantor Balai Desa Patak Banteng, yang letaknya berada disebelah kiri jalan. Namun jika para pendaki menggunakan angkutan pribadi, bisa melalui jalan menuju banjarnegara langsung tanpa melewati kota wonosobo

Basecamp-Pos 1

Perkampungan warga dengan tanjakan tajam ialah sarapan pada gunung ini, jarap perjalanan ke pos satu berkisar 500-1 km dengan kondisi dejarat kemiringian yang tinggi sangat menguras tenaga dan dapat di tempuh dalam waktu 15-30 menit perjalanan, setelah sampai pos satu ditempat tersbut ada gubug yang terletak pada tengah sawah.

Pos 1- Pos 2

Setalah menghela nafas kembali menanjak lagi menuju pos 2 dengan perkiraan waktu 15-30 menit, masih tetap menanjak namun tidak setajam pada pos 1, pada pos 2 terdapat tanah lapang yang dapat di dirikan 2 buah tenda dome ukuran 4-6 orang. Dan terdapat sebuah warung namun hanya buka saat banyak orang yang mendaki gunung tersebut.

Pos 2- Pos 3

Perjalanan menuju Pos 3 dengan pandangan sekitar ialah  hutan,  dengan waktu perjalanan 30-1 jam perjalanan dan memiliki trak yang cukup licin diharap saat mendaki tidak terburu buru dan mencari pengangan agar tidak jatuh.  Sama seperti pos 2 pada pos ini terdapat lahan lapang yang dapat didirikan 2 tenda kapsitas 4 orang.

Pos 3- Bukit Teletabis

Langkah langkah terakhir menuju puncak trak untuk menuju bukit merupakan trak terberat pada pendakian ke gunung praum dengan perkiraan perjalanan 40-1 jam. Dan mulai terlihat bunga daisy di sepajang perjalanan, bungadaisy atau aster termasuk ke dalam famili Asteraceae (keluarga bunga matahari), yang merupakan kelompok terbesar dari tanaman berbunga. Hingga saat ini ada lebih dari 12.000 spesies bunga ini dengan berbagai warna, ukuran, dan bentuk berbeda yang telah teridentifikasi bunga ini merupakan mascot dari gunung ini.

Bukit Teletubies-Puncak

Karena Gunung Prau memilki puncak seribu bukit jadi perjalanan dai bukti ke puncak hanya 5 menit, puncak gunung ini ditandai dengan patok batas wilayah. Dan puncak gunung ini dapat menangpung ribuan orang dan ratusan tenda, di puncak kita dapat melihat Sunset dan Sunrise yang indah di dataran tinggi dieng ini.



Biaya dan Tips Pendakian

10.000 untuk SIMAKSI Basecamp

Karena di gunung prau tidak memiliki mata air maka saat melakukan persiapan pendakian harus membawa air yang cukup dan lebih baik mempunyai cadangan lebih.


Gunung Slamet 3428 mdpl

Gunung Slamet

Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di jawa tengah dan no 2 di jawa.  Dengan ketinggian 3428 Mdpl dengan 9 pos membuat gunung ini cukup menguras tenaga bagi para pendaki, namun setelah sampai puncak akan terbayar semua, dari atas kita bisa melihat semua gunung di sekitar gunung Slamet bahkan dari jauh gunung Ciremai dan juga laut jawa bisa terlihat, kawah yang masih aktif menyemburkan asap panasnya menjadi sensasi tersendiri,  untuk mendaki gunung slamet ada beberapa jalur untuk kali ini saya akan menceritakan tentang jalur yang paling sering di gunakan pendari untuk mencapai puncak slamet yaitu jalur Bambangan.
Transportasi Menuju Basecamp
Jika pendaki membawa mobil/ motor pribadi dari Semarang ambil jalur pantura kearah Pemalang dan Tegal, setelah samapi pemalang sebelum alun alun belok kiri lalu ikuti jalan melewati Randu Gunting dan setelah sampai Randu gunting ikuti arah purbalingga disana tinggal mengikuti pentunjuk jalan jalnnya cukup aman karena menggunakan aspal sampai basecamp jadi memungkinkan dengan menggnakan mobil-mobil biasa. Untuk pendaki menggunakan kereta / bus dapat menyewa pick up untuk langsung ke basecamp.


Basecamp
Bambangan merupakan basecamp yang berada di rumah warga dengan fasilitas kamarm mandi, warung makan dan warung perbekalan.  Cukup untuk menampung sampai dengan 50 pendaki. Dengan ketinggian  1375 mdpl dan suhu pada saat malam 18-21 derajat dan siang 26-27 derajat di lokasi dengan koordinat-7.226036 109.266043. namun saat kemarau air sangat susah di dapat bahkan basecamp juga tidak memiliki air.

Perjalanan dari basecamp ke Pos 1 (Pondok Gembirung)
Diawali dengan jalan aspal dengan kemiringan yang lumayan tinggi merupakan sarapan bagi pendaki sampai dengan gerbang pendakian. Dilanjutkan perjalan cukup panjang melewati perkebunan warga dan mulai masuk vegetasi hutan pinus dengan waktu tempuh 2-2.5 jam dengan keanaikan ketinggian 450 meter.  Di pos satu terdapat penjual makanan dan minuman untuk pelepas dahaga dan juga terdapat bangunan seng untuk berlindung saat hujan.


Pos 1-Pos 2 (Pos Walang)
Perjalanan dari Pos 1 ke pos  2 kita berada di bawah hutan tropis Gunung Slamet jadi para pendaki akan terlindung dari sengatan matahari, jika beruntung pendaki dapat bertemu dengan hewan penghuni hutan tersebut seperti monyet, rubah , luwak dan lain lain.  Perjalanan 1,5-2 jam. Dengan ketinggian 2125 mdpl



Pos 2- Pos 3 (Pos Cemara)
Masih sama seperti Pos 2 yaitu hutan tropis pos 3 atau pos cemara merupakan tanah lapang yang dapat memuat 4-5 tenda untuk camping Cuma tidak di sarannkan karena lokasi tersebut rawan oleh babi hutan. Perjalanan 1-1.5 jam Dengen ketinggian 2370 mdpl

Pos 3-Pos 4 (pos Samanratu)
Pos Samarantu pos yang tidak di sarankan untuk mendirikan tenda disini karena habitat dari babi hutan dan juga terkenal dengan kisah kisah angkernya tempat tersebut. Perajalanan dari pos 3 ke pos samarantu berksiar 30-1 jam perjalanan. Dengan ketinggian 2535 mdpl

Pos 4- Pos 5
Pos 5 merupakan pos yang paling nyaman untuk camping karena memiliki selter dan dari puncak dapat di tempuh 3-4 jam perjalanan untu mengejar sunset.  Jika sudah kelelahan dalam sehari perjalanan.  Karena terdapat di dalam selter jadi aman dari angina hujan dan juga babi hutan. Ketinggian pos ini adalah 2650 mdpl


Pos 5- Pos 6
Jarak antara pos ini tidak terlalu jauh yaitu  30-1 jam perjalanan di perjalanan ini pendaki sudah bisa melihan puncak dari gunung slamet karena hutan sudah mulai berkurang namun tanjakan semakin terasa. Di pos 6 terdapat lahan untuk 3 tenda, namun hati hati terhadap babi hutan. Suhu rata rata saat siang 18-24 derajat dan malam hari 14-18 derajat Celsius

Pos 6 – Pos 7
Hampir sama seperti pos 5, pos 7 memiliki shelter dan juga tmpt camping pilihan bagi pendaki,  dan lebih dekat dengan puncak dari pada pos 5, jarak dari pos 6-pos 7 dapat di tempuh dalam waktu 45-75 menit. Dengan ketinggian 2865 mdpl


Pos 7- Pos 8
Masih sama jarak antar pos tidak terlalu jauh atara 30- 1 jam perjalanan, namun pada pos 8 tidak dapat di gunakan untuk bertenda karena posisi pos yang vertical.


Pos 8- Pos 9 (plawangan)
Pos plawangan/ punggung dari gunung ini, sudah tidak terdapat vegitasi hutan batu dan pasir pos dengan ketinggian 2995 mdpl,  terdapat lahan untuk bertenda namun tidak disarankan bertenda di tempat tersbut karena posisi nya sangat terbuka dan rawan kejatuhan batu.

Pos 9- Puncak
Jalur yang berbatu harus sangat berhati hati, rawan runtuh harus memeperhatikan pijakan dan juga atas karena sering kali batu runtuh karena di injak oleh pendaki yang terlebih dahulu diatas. Waktu tempuh cukup lama yaitu 1,5-2 jam dan yang cukup melelahkan karena sama seperti menaiki 400 meter vertical.

Puncak
Akhirnya sampai puncak 3428 mdpl titik dimana paling tinggi di jawa tengah sekaligus no 2 tertinggi di jawa, angin yang cukup kencang dengan rata rata suhu 18 derajat Celsius pada siang hari, alangkah lebih nyamannya diatas menggunakan  jaket walaupun siang hari,








Anggaran:
Tiket/SIMAKSI : 5000 rb
Pick up               :150 -250 rb rupiah dari stasiun